Selingan: Log Chat Pasangan Game Online
ShikkokuYasha: Jadi, rilisan baru yang paling ditunggu-tunggu mungkin adalah Magical Momoji 2, ya.
Mahorin: Akhirnya, tanggal rilisnya diputuskan juga, ya!
ShikkokuYasha: Ya, rasanya sudah lama sekali sejak pengumuman produksinya.
Mahorin: Kita harus meninjau ulang seri sebelumnya sekarang!
ShikkokuYasha: Benar. Tapi astaga, ada terlalu banyak game luar biasa yang dirilis pada saat bersamaan, lho! Dompetku krisis nih, wkwk.
Mahorin: Sebaliknya, aku agak iri padamu wkwk. Soalnya yang kuinginkan untuk rilisan musim ini hanya Magical Momoji 2 sih.
ShikkokuYasha: Aku rasa Ulbat 2 juga akan menjadi game yang luar biasa. Apakah kamu tahu Ulbat?
Mahorin: Tahu, kok. Kamu sudah memberitahuku sebelumnya. Dan aku langsung menonton PV-nya setelah itu.
ShikkokuYasha: Jadi, bagaimana menurutmu?
Mahorin: Kelihatannya menarik, tapi juga terasa sulit. Aku tidak pandai main game aksi, sih. Meskipun aku menonton berbagai macam anime, aku cenderung memainkan game yang menenangkan.
ShikkokuYasha: Kalau dipikir-pikir, Mahorin memang selalu membicarakan game slow-life. Dan sebagian besar itu adalah game indie.
Mahorin: Benar. Tapi Shikokku-kun, kamu sungguh mengesankan karena kamu selalu bisa mengikuti percakapan. Pengetahuanmu sangat luas, wkwk.
ShikkokuYasha: Aku hanya tahu informasinya saja kok, wkwk.
Mahorin: Benarkah?
ShikkokuYasha: Yah, itu semua karena uang sih, wkwk. Kecuali game yang sangat aku suka, aku akan langsung menjualnya setelah aku menamatkannya, tapi itupun masih belum cukup. Aku harap minyak bumi keluar dari halaman belakang rumahku. wkwk
Mahorin: Jadi Shikkoku-kun tipe yang membeli salinan fisiknya, ya.
ShikkokuYasha: Apakah Mahorin tipe pengunduh?
Mahorin: Begitulah. Oh, tapi untuk game favoritku, aku membeli salinan fisiknya untuk mendapatkan bonus.
ShikkokuYasha: Sama! Aku sangat bingung memilih di toko mana aku akan membeli Ulbat. wkwk Bonus tokonya sangat mengagumkan.
Mahorin: Kamu sangat menyukai Ulbat, ya? wkwk
ShikkokuYasha: Soalnya itu benar-benar game yang luar biasa! Kalau Mahorin, apa rekomendasi utamamu?
Mahorin: Kalau aku sangat merekomendasikan “Putri Pendeta dari Pohon Dunia”!
ShikkokuYasha: Yang kamu sebutkan sebelumnya, ya? Aku ingin membelinya, tapi harganya sangat mahal.
Mahorin: Kalau begitu aku akan meminjamkannya padamu!
Mahorin: Oh, ayo kita main Ulbat juga sekalian!
Mahorin: Halo? Shikkoku-kuuun?
ShikkokuYasha: Maaf membuatmu menunggu. Apakah kita akan bermain Ulbat di rumahku?
Mahorin: Ya.
ShikkokuYasha: Apa harus di rumahku?
Mahorin: Apakah kamu ingin datang ke rumahku saja?
ShikkokuYasha: Bukan itu. Aku sudah memeriksanya, dan sepertinya kita bisa bermain game di net cafe.
Mahorin: Benarkah?
ShikkokuYasha: Sejauh yang bisa aku temukan sih begitu. Kita hanya perlu membawa konsol game kita saja, jadi itu tidak akan terlalu merepotkan. Di sana kita bisa minum dan makan es krim sepuasnya, selain itu ada AC juga—kedengarannya tempat yang cocok untuk bermain game, kan?
Mahorin: Aku belum pernah ke net cafe, jadi aku tidak yakin akan seberapa nyaman di sana.
ShikkokuYasha: Yang mengejutkannya, mereka punya manga yang bisa kita baca sepusanya, lho.
Mahorin: Menurutku tempat seperti itu agak menakutkan untuk dikunjungi sendirian, wkwk.
ShikkokuYasha: Apakah kamu tak masalah jika kita datang berdua?
Mahorin: Begitulah. Net cafe mana yang akan kita datangi?
ShikkokuYasha: Bulan lalu kita pergi ke kafe kolaborasi, kan? Bagaimana kalau net cafe di lantai satu atau dua di sana?
Mahorin: Tempat penyusupan pertama kita, ya. wkwk. Jadi kapan kita ke sana?
ShikkokuYasha: Sesuaikan saja dengan jadwalmu, Mahorin.
Mahorin: Bagaimana kalau besok jam 13.30?
ShikkokuYasha: Siap.
Mahorin: Sudah diputuskan, ya! Aku sangat tak sabar! Aku akan tidur sekarang untuk bersiap menghadapi hari esok!
ShikkokuYasha: Selamat malam.
Mahorin: Selamat malam~!